Bahasa dan Sastra Arab

PROGRAM STUDI MAGISTER BAHASA DAN SASTRA ARAB (PS-MBSA)

1. VISI PS-MBSA

Tahun 2024 Program Studi Magister Bahasa dan Sastra Arab (PS-MBSA) menjadi Program Studi Magister terkemuka di Asia Tenggara melalui integrasi dan kontekstualisasi ilmu bahasa dan sastra Arab dengan keislaman dan keindonesiaan

2. MISI PS-MBSA

  • Menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengajaran bahasa dan Sastra Arab berbasis kompetensi dan penelitian;
  • Menyelenggarakan kegiatan penelitian bidang bahasa dan Sastra Arab dengan pendekatan interdisipliner dan/atau multidisipliner dan berhubungan dengan Keislaman dan Keindonesiaan;
  • Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang bahasa dan Sastra Arab, baik untuk kepentingan akademik maupun profesional dalam rangka rekognisi nasional dan regional.

3. TUJUAN PS-MBSA

Menghasilkan Magister Bahasa dan Sastra Arab yang memiliki kemampuan

  • Membina dan Mengembangkan ilmu Bahasa dan Sastra Arab yang terintegrasi dan kontekstual dengan keislaman dan keindonesiaan melalui riset inovaif dan teruji;
  • Mengkritisi dan memecahkan masalah-masalah Bahasa dan Sastra Arab dengan pendekatan interdisipliner dan/atau multidisipliner dan berkontekstualisasi dengan Keislaman dan Keindonesiaan;
  • Menghubungkan dunia akademisi dengan masyarakat dalam rangka kontribusi nyata bagi pengembangan masyarakat melalui pengetahuan dan tehnologi bidang Bahasa dan Sastra Arab sehingga mendapat pengakuan nasional dan regional.

4. PROFIL LULUSAN DAN KOMPETENSI

a. Profil Lulusan
Magister bidang Bahasa dan Sastra Arab yang berperan sebagai

1) Dosen : Kemampuan mengusai teori-teori kebahasaan dan/atau kesusastraan Arab dan keterkaitannya dengan teori-teori disiplin lain, serta mentransfernya kepada mahasiswa.

2) Peneliti : Kemampuan merancang desain, instrumen, mengolah data, menerapkan teori, dan mengambil generalisasi penelitian ilmiah di bidang kebahasaan dan kesusastraan Arab melalui riset secara mandiri dan/ atau kelompok, dengan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner sesuai dengan prinsip belajar seumur hidup.

3) Filolog : Kemampuan melakukan kritik sumber terhadap manuskrip Arab dan manuskrip Islam Nusantara dan menyajikannya dalam bentuk edisi teks serta mengkontektualisasikannya dalam kajian Islam Indonesia.

b. Kompetensi

1) Kompetensi Utama

 Mahasiswa memiliki pemahaman dan wawasan yang komprehensif tentang ilmu bahasa dan bastra Arab yang terintegrasi dan kontekstual dengan keislaman dan keindonesiaan melalui riset inovaif dan teruji;
 Mahasiswa memiliki keahlian dalam pengembangan ilmu kebahasaan dan kesusastraan Arab melalui pemecahan masalah-masalah bahasa dan bastra Arab dengan pendekatan interdisipliner dan/atau multidisipliner dan berkontekstualisasi dengan keislaman dan keindonesiaan;
 Mahasiswa memiliki kesadaran ilmiah yang tinggi, terbuka dan responsif terhadap perubahan sosial, dan berakhlak mulia dengan cara menghubungkan dunia akademisi dengan masyarakat akademis dan masyarakat umum melalui pengetahuan dan tehnologi bidang bahasa dan sastra Arab.

2) Kompetensi Pendukung

 Mahasiswa memiliki kemampuan mengkaji secara kritis dan analitis tentang Islam dalam perspektif yang lebih luas melalui pendekatan interdisipliner dan/ atau multidisipliner;
 Mahasiswa memiliki kemampuan mengkaji teori kebudayaan, perkembangan kebudayaan dan membuat kesimpulan-kesimpulan ilmiah berdasarkan teori kebudayaan untuk diterapkan dalam penulisan karya ilmiah bidang bahasa dan sastra Arab, sejarah dan Kebudayaan Islam.

3) Kompetensi Lain yang Bersifat Khusus dan Gayut dengan Kompetensi Utama

 Mahasiswa memiliki kemampuan mengkaji teori dan metode penelitian filologi dalam tradisi filologi Arab, Barat, dan Nusantara serta ilmu bantu filologi, kebahasaan, penerjemahan dalam perspektif kajian keislaman dan keindonesiaan

5. SEBARAN MATA KULIAH

KODE MATA KULIAH SKS
SEMESTER I
BHS 8004 Aliran dan Epistimologi Nahwu 3
FIL 8001 Filsafat Ilmu 3
SAG 8086 Kajian Islam Komprehensif 3
ANT 8017 Teori Kebudayaan 3
BHS 8055 Metodologi Penelitian Bahasa dan Sastra Arab 3

 

SEMESTER II
BHS 8164 Filologi dan Kajian Islam Indonesia 3
BHS 8005 Liguistik Bandingan 3
BHS8002 Sastra Bandingan 3
SAS 8001 Teori Sastra Klasik dan Modern 3

 

SEMSTER III  
BHS 8006 Kajian Makna dan Konstruksi Sosial Budaya 3
BHS 8157 Sastra Islam Nusantara 3
ABI 8038 Seminar Proposal Tesis 3

 

SEMETSR IV
ABI 9046 Tesis 6
Total SKS 42

 

6. DESKRIPSI MATA KULIAH
Semester I
1. Aliran dan Epistimologi Nahwu (3 SKS, BHS 8004)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan untuk mengkritisi aliran-aliran nahwu dan menghubung-bandingkan dasar-dasar metodologi masing-masing dalam membuat regulasi bahasa Arab. Dengan menerapkan metode small group discussion, mahasiswa diajak terlibat secara aktif dalam diskusi membahas a) Ushul al-Nahwi dan Nahwu dalam lintas sejarah, b) iklim dan tradisi akademik (Hadits, Ushul al-Fiqh, Ilmu Kalam dan Ushul al-Nahwi) dan pandangan linguis, c) aliran linguistik Arab dan jaringan linguis, d) metode sima’, qiyas, ijma’ dan istishhab, e) metode istihsan, istiqra’, al-istidlal bi al-aksi, al-istidlal bi bayan al-‘illah, al-istidlal bi ‘adam al-dalil, al-istidlal bi al-ushul, al-istidlal bi ‘adam al-nazhir, f) teori segi tiga Amil dan ‘illah dalam nahwu, f) makna gramatikal, dan g) pertentangan dalil, serta h) al-Dlarûrat al-Syi‘riyyah. Perkuliahan menggunakan Bahasa Arab dan/ atau Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

2. Filsafat Ilmu (3 SKS, FIL 8001)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan untuk mengkritisi filsafat ilmu dalam perspektif Islam dan Barat. Bidang yang dikaji adalah ontologi, epistimologi dan aksiologi keilmuan perspektif Islam dan Barat. Dengan menerapkan metode interactive learning diharapkan mahasiswa mampu menerapkan sikap ilmiah berangkat dari pemahaman tentang teori, prosedur, subjek dan objek penelitian dalam konteks Keislaman dan Keindonesiaan. Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia dan/ atau Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

3. Kajian Islam Komprehensif (3 SKS, SAG 8086)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan untuk mengkritisi kajian Islam melalui perspektif yang lebih luas melalui pendekatan interdisipliner dan/ atau multidisipliner. Dengan menerapkan metode interactive learning, pembahasan Islam tidak hanya berkaitan dengan ilmu Islam, tetapi juga berkaitan dengan ilmu umum, seperti: sosial-lingkungan, sosial-kesehatan, sosial-ekonomi, sosial-keamanan, sosial-politik, dan sebagainya. Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

4. Teori Kebudayaan (3 SKS, ANT 8017)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan untuk mengkritisi teori kebudayaan, perkembangan kebudayaan dan membuat kesimpulan-kesimpulan ilmiah berdasarkan teori kebudayaan untuk diterapkan dalam penulisan karya ilmiah bidang bahasa dan sastra Arab, sejarah dan Kebudayaan Islam. Ruang lingkup pembahasannya meliputi: a) kebudayaan sebagai struktur, b) kebudayaan sebagai teks, c) kebudayaan sebagai sistem tanda, d) kebudayaan dalam analisis sejarah, e) kebudayaan sebagai sisem adaptasi, f) teori kebudayaan dalam linguistik, sastra, sejarah. Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

5. Metodologi Penelitian Bahasa dan Sastra Arab (3 SKS, BHS 8055)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan metodologis yang aplikatif dalam penelitian bahasa dan sastra secara interdisipliner dan kontekstual. Materi yang dibahas dalam mata kuliah ini mencakup penelitian sastra di dunia akademik, jenis-jenis penelitian, berbagai teori dan metode penelitian sastra serta aplikasinya dalam penelitian sastra. Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia dan/ atau Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar.

Semester II
6. Filologi dan Kajian Islam Indonesia (3 SKS, BHS 8164)
Mata kuliah ini mengkritisi teori dan metode penelitian filologi dalam tradisi filologi Arab, Barat, dan Nusantara serta ilmu bantu filologi. Selain itu, mata kuliah ini juga mengkritisi khazanah naskah Nusantara dalam perspektif kajian keislaman dan keindonesiaan. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa diajak langsung mengkritisi hasil-hasil penelitian filologi agar dapat memahami secara kritis teori dan metodologi yang diterapkan oleh para filolog dalam berbagai penelitian filologis. Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

7. Linguistik Bandingan (3 SKS, BHS 8005)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa untuk menjabarkan secara kritis masa sebelum sejarah melalui perbandingan bahasa yang terdapat dewasa ini, sehingga mahasiswa mampu melakukan penelitian dengan objek unsur-unsur serapan dari bahasa-bahasa lain ke dalam sebuah bahasa. Dengan metode interactive learning, mahasiswa diajak aktif melakukan argumentasi ilmiah atas presentasi data bahasa yang dipakai sekarang ini merupakan hasil perkembangan yang berkesinambungan dari bahasa-bahasa yang lebih tua, sekaligus mampu melakukan perbandingan historis. Perkuliahan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

8. Sastra Bandingan (3 SKS, BHS8002)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa untuk melakukan kajian bandingan antara karya-karya sastra Arab dengan karya-karya sastra yang berkembang di luar kebudayaan Arab (Bahasa Arab: mahjar, Bahasa Inggris: diaspora) terutama di Indonesia, dalam perspektif Eropa dan Amerika. Dengan metode interactive learning, mahasiswa diajak aktif melakukan argumentasi ilmiah atas presentasi wacana sastra sekarang ini merupakan hasil perkembangan yang berkesinambungan dari sastra-sastra yang lebih tua, sekaligus mampu melakukan perbandingan. Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia dan/ atau Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar.

9. Teori Sastra Klasik dan Modern (3 SKS, SAS 8001)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan untuk mengkritisi teori-teori sastra, baik klasik maupun modern, sehingga mahasiswa mampu menganalisis karya sastra dengan berbagai permasalahannya, di samping menerapkannya dalam penelitian dan kritik sastra. Dengan metode interactive learning, mahasiswa diajak terlibat dalam diskusi tentang teori-teori formalisme, baik dari Arab maupun Barat, strukturalisme, semiotika, sosiologi sastra, feminisme, dan teori-teori post strukturalism. Perkuliahan menggunakan Bahasa Arab dan/ atau Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

Semester III
10. Kajian Makna dan Konstruksi Sosial Budaya (3 SKS, BHS 8006)
Mata Kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan untuk mengkritisi gejala budaya dalam konstruk sosial masyarakat Arab melalui paradigma ilmu pengetahuan, konsep dan kerangka teori semantik. Sub-kompetensi dibekalkan kepada mahasiswa meliputi a) mengidentifikasi cakupan semantik, pragmatik dan semiotika, b) menganalisis makna dalam berbagai tataran makna, c) memilih metode yang tepat untuk menganalisis dan memberi solusi terhadahap permasalahan yang terkait dengan makna, Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab sebagai bahasa pengantar.

11. Sastra Islam Nusantara (3 SKS, BHS 8157)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan mengkritisi sastra Islam yang berkembang di Nusantara. Dengan menggunakan metode interactive learning, mahasiswa diajak terlibat aktif dalam kajian yang meliputi hakikat sastra Islam Nusantara, transmisi kesusastraan Islam dari dunia Islam ke Nusantara dengan berbagai bentuk resepsinya, serta genre dan karakteristik sastra Islam Nusantara. Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

12. Seminar Proposal Tesis (3 SKS, ABI 8038)
Mata kuliah ini membekali mahasiswa kemampuan untuk a) menguraikan ide mutakhir dan original dalam penelitian dengan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner. Dengan metode presentasi, ruang lingkup yang dibahas meliputi: (1) identifikasi masalah, (2) tijauan pustaka/penelitian erdahulu, (3) kerangka acauan teoritis, (4) latar belakang, (5) pertanyaan penelitian, (6) signifikasni penelitian, (7) analisis dan (8) adalah kesimpulan. Dosen dan mahasiswa bersama-sama menganalisis dan mendiskusikan kriteria propoal yang diaggap layak untuk dijadikan tesis. Perkuliahan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.

Semester IV
13. Tesis (10 SKS, ABI 9046)
Tesis merupakan karya ilmiah yang wajib dibuat oleh mahasiswa sebagai keahliannya. Untuk memeatikan penguasaan keahlian, tesis diuji di hadapan tim yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, penguji dan pembimbing.