FAH adakan Ujian Promosi Program Magister Perdana 2016

Program Magister Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) menyelenggarakan ujian promosi program magister (S2) perdana semenjak didirikan desember 2011. Ujian promosi ini dilaksanakan di Aula Bustami Abdul Ghani FAH, Rabu, (13/01). Sekretaris Program Magister FAH, Dr Adib Misbachul Islam mengatakan, sidang terbuka ini diadakan setelah para mahasiswa mengikuti ujian-ujian sebelumnya, Seperti work in progress (WIP) dan Ujian komprehensif.

Adib melanjutkan, dalam sidang ini ada empat mahasiswa yang mengikuti ujian, mereka adalah Johan Wahyudi, Gazali, Tendi, dan Nova Rizqiawati, keempatnya merupakan angkatan pertama mahasiswa magister FAH program studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI).

Ujian promosi Program Magister (S2) FAH dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, Rabu (13/01) diikuti oleh dua mahasiswa, Nova Rizqiawati dengan judul tesis “Islam dan Demokrasi: Studi terhadap nilai-nilai demokrasi di pondok pesantren Madinatunnajah, Tangerang Selatan (1997-2015) dengan Penguji Dr Abdul Chair MA, Dr Sudarnoto Abdul hakim MA, Dr Saiful Umam MA dan Dr Halid MA” dan Tendi dengan judul tesis “Sejarah Agama Djawa Sunda di Cigugur Kuningan 1939-1964” dengan penguji Prof Dr Oman Fathurahman M.Hum, Dr Saiful Umam MA, Dr Abdul Chair MA, dan Dr Jajang Jahroni MA. Bertindak sebagai ketua sidang, sekaligus penguji Dekan FAH, Prof. Dr. Sukron Kamil, M.Ag

Sedangkan sesi kedua diadakan pada jumat (15/01) yang diikuti oleh Johan Wahyudi dengan judul tesis “Kesultanan Aceh dan Johor dalam hubungan diplomatik 1574-1641” dengan dewan penguji Prof Dr Dien Madjid MA, Dr Abdul Chair MA, Prof Dr Oman Fathurrahman M.Hum, dan Dr Sudarnoto Abdul Hakim, dan Gazali dengan judul tesis “Interrelasi Umara dan Ulama dalam menata kehidupan Sosio-keagamaan di Aceh Darussalam Era Sultan Iskandar Muda 1607-1636” diuji oleh Prof Dr Budi Sulistiono, M.hum, Prof Dr Dien madjid MA, Dr Abdul Chair, MA, dan Dr Jajat Burhanuddin, MA. Sebagaimana pada sesi pertama, pada sesi kedua ini Dekan FAH, Prof. Dr. Sukron Kamil, M.Ag bertindak sebagai Ketua sidang, sekaligus penguji.

Menurut Ketua Program Magister FAH, Dr Abdullah Mag keterlambatan ujian ini disebabkan karena kurangnya kontroling dari pengelola program dalam proses penulisan Tesis, namun kita sudah berbenah dengan menerapkan aturan bahwa mulai pendaftaran calon mahasiswa sudah membawa proposal penelitian yang akan dijadikan penelitian Tesis. Ungkapnya.